Pengertian
Teks Eksposisi ialah adalah paragraf
ataukarangan yang terkandung sejumlah informasi dan pengetahuan yang disajikan
secara singkat, padat, dan akurat. Paragraf eksposisi ini bersifat Ilmiah atau
dapat dikatakan non fiksi. Contoh-contoh teks eksposisi dapat dilihat
berita-berita atau koran.
Struktur
Teks Eksposisi
-Tesis
(Pernyataan pendapat)
Pada bagian
ini berisikan tentang fakta yang ditulis oleh penulis
-Argumentasi
(Isi)
Berisikan tentang alasan penulis
menuliskan fakta yang terdapat pada tesis
-Penegasan Ulang
(Penegasan ulang)
Merupakan bagian akhir dari
sebuah teks eksposisi yang berupa penguatan kembali atas fakta-fakta
dalam bagian Argumentasi
Ciri Umum
Teks Eksposisi ialah
-Menjelaskan
informasi-informasi pengetahuan
-Gaya informasi
yang mengajak
-Penyampaian secara
lugas dan menggunakan bahasa yang baku
-Tidak memihak
artinya tidak memaksakan kemauan penulis terhadap pembaca
-Fakta dibakai
sebagai alat kontribusi dan alat kontritasi
-Berupa tulisan yang memberikan
pengertian dan pengetahuan
-Berdasarkan fakta
-Menunjukan sebuah peristiwa
Ciri
Kebahasaan Teks Eksposisi ialah
-Menggunakan Promina
Biasa
digunakan untuk menyampaikan pendapat dan menggunakan kataseperti kita,kami dan
saya
-Menggunakan
Konjungsi
Disebut juga
kata penghubung seperti “kemudian” , ”pada kenyataannya” dll
-Kata
Argumentasi
Yaitu sisi
yang mendukung atau sisi yang menolak saja
-Menggunakan Kata Leksikal
Bertujuan
untuk mempengaruhi presepsi pembaca agar mengikuti pendapat penulis teks
Contoh Teks
Eksposisi
Tugas ppt Teks Eksposisi : Download di siniKemacetan dan Masa Depan Kota
Tesis :
Transportasi didefinisikan oleh para ahli sebagai kebutuhan turunan dari berbagai kegiatan ekonomi maupun sosial (lihat misalnya Morlock, 1985). Tipe kegiatan sosial ekonomi yang berbeda akan memiliki dampak kegiatan transportasi yang berbeda pula.
Argumentasi :
Kegiatan transportasi harian relatif menimbulkan pergerakan yang bersifat berulang, misalnya yang terjadi pada para pekerja dan mereka yang menempuh pendidikan di sekolah. Di Yogyakarta, kota kita tercinta ini, kemacetan terjadi setiap hari pada titik-titik yang menjadi jalur pergerakan para pekerja dan siswa dari tempat tinggal menuju lokasi kerja dan sekolah.
Kemacetan yang berulang pada jangka lebih panjang cenderung terjadi pada musim liburan maupun lebaran. Pada tahap kedatangan dan kepulangan, kemacetan parah akan terjadi pada jalan-jalan arah luar kota (misalnya Jalan Magelang, Jalan Solo, Jalan Palagan dan Jalan Wates). Pada rentang di antara masa tersebut, kemacetan dapat dirasakan di pusat kota sebagai lokasi menginap dan tujuan wisata (seperti Malioboro, Prawirotaman), serta jalan-jalan menuju objek wisata, seperti Jalan Parangtritis.
Pengegasan Ulang :
Kemacetan harian yang dominan ditimbulkan oleh aktivitas masyarakat dalam lingkup internal. Kemacetan yang berulang setiap hari merupakan ekses dari pola tempat tinggal, bekerja dan bersekolah. Upaya mendekatkan lokasi tempat tinggal dengan lokasi kegiatan merupakan salah satu solusi yang dapat dilakukan. Bentuknya dapat berupa pemberian insentif tempat tinggal berupa rumah susun sewa maupun milik yang cukup nyaman untuk beraktivitas. Selama ini sepertinya belum ada upaya pengaturan pola berkegiatan yang sistematis.

